Asuhan keperawatan pasien An. R dan By. A dengan intervensi "Posisi semi fowler" pada ketidakefektifan pola nafas dengan diagnosa medis Tuberculosis paru di Ruang Bona RSUD Dr. Soetomo Surabaya | Repository STIKes William Booth

Record Detail

Image of Asuhan keperawatan pasien An. R dan By. A dengan intervensi

Laporan Tugas Akhir

Asuhan keperawatan pasien An. R dan By. A dengan intervensi "Posisi semi fowler" pada ketidakefektifan pola nafas dengan diagnosa medis Tuberculosis paru di Ruang Bona RSUD Dr. Soetomo Surabaya



ABSTRAK

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan hampir seluruh organ tubuh lainnya. Bakteri ini dapat masuk melalui saluran pernapasan, saluran pencernaan dan luka terbuka pada kulit. Keluhan utama yang dapat muncul pada pasien yang menderita tuberkulosis adalah ketidakefektifan pola nafas, keluhan ini membuat pasien anak membutuhkan perawatan khusus yaitu asuhan keperawatan. Asuhan keperawatan merupakan proses atau rangkaian kegiatan pada praktik keperawatan yang diberikan secara langsung pada klien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Asuhan keperawatan dapat digunakan pada semua pasien dengan keluhan yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Tuberkulosis Paru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan dua partisipan dari pasien yang dirawat selama 3 hari di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Hasil studi menjelaskan bahwa pasien dengan Tuberkulosis paru didapatkan diagnosa keperawatan prioritas ketidakefektifan pola nafas. Intervensi yang diberkikan kepada kedua klien adalah dengan cara pemberian posisi semi fowler. Posisi Semi Fowler adalah posisi yang bertujuan untuk meningkatkan ventilasi, dalam posisi ini tempat tidur ditinggikan 45-60o dan lutut klien agak diangkat agar tidak ada hambatan sirkulasi pada ektremitas. Dari rencana tersebut dilakukan tindakan sesuai rencana dan didapatkan evaluasi selama 3 hari masalah ketidakefektifan pola nafas pada klien satu dan dua terdapat kesenjangan, yaitu pada klien pertama ketidakefektifan pola nafas berkurang tetapi pada klien kedua mengamai gagal napas, napas tidak spontan. Hal ini dikarenakan faktor usia sangat berpengaruh pada kesembuhan klien, klien pertama berusia 14 tahun sedangkan klien ke dua berusia 7 bulan, sehingga keefektifan pemberian intervensi berkurang ditambah lagi klien kedua memiliki riwayat jantung yang membuat proses penyembuhan semakin sulit.

Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Ketidakefektifan pola nafas, asuhan keperawatan, posisi semi fowler



Detail Information

Series Title
-
Publisher Program Studi Profesi Ners Stikes William Booth : Surabaya.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this