Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Keperawatan Isolasi Sosial : Menarik Diri di Ruang Gelatik Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya | Repository STIKes William Booth

Record Detail

Image of Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Keperawatan Isolasi Sosial : Menarik Diri di Ruang Gelatik Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya

Laporan Tugas Akhir

Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Keperawatan Isolasi Sosial : Menarik Diri di Ruang Gelatik Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya



ABSTRAK
Klien skizofrenia dengan masalah keperawatan isolasi sosial seering kali mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Akibat dari tanda dan gejala tersebut klien dengan perilaku menarik diri dapat berakibat adanya terjadinya resiko perubahan sensori presepssi (halusinasi). Tujuan dari penulisan laporan tugas akhir ini adalah mampu memberikan Asuhan Keperawatan Jiwa pada Klien Skizofrenia dengan Masalah Keperawatan Isolasi Sosial : Menarik Diri di Ruang Gelatik Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini menggunakan pengumpulan data sebagai berikut : wawancara, observasi, studi dokumentasi. Tindakan keperawatan yang dilakukan pada kedua pasien adalah melaksanakan stategi pelaksanaan tindakan keperawatan SP 1 : membina hubungan saling percaya, membantu pasien mengenal penyebab isos, membantu pasien mengenal keuntungan berhubungan dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain, dan mengajarkan pasien cara berkenalan. SP 2 : mengajarkan pasien berinteraksi secara bertahap (berkenalan dengan seorang perawat), SP 3 : melatih pasien berkenalan secara bertahap (dengan orang kedua : seorang pasien), SP 4 melatih pasien melakukan kegiatan berkelompok. Hasil dari penulisan laporan ini yaitu pada SP 1 pasien 1 mampu melakukan cara berkenalan dengan seorang perawat dengan baik pada hari ke 2, tetapi pasien belom mampu berkenalan dengan orang kedua yaitu seorang pasien dengan baik. Pada pasien 2 selama 4 hari pasien belom mampu melakukan cara berkenalan dengan seorang perawat dengan baik. Oleh karena itu stategi pelaksanaan tindakan keperawatan pada pasien dengan isolasi social : Menarik diri tetap harus dilakukan agar pasien mampu berinteraksi dengan orang lain dan lingkunganya

Kata kunci Gangguan jiwa, Isolasi Sosial, Menarik Diri


Detail Information

Series Title
-
Publisher Program Studi Profesi Ners Stikes William Booth : Surabaya.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this