Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Klien Dengan Diagnosa Diabetes Millitus Dengan Masalah Keperawatan Kurang Pengetahuan Di Wisma Dahlia UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Pasuruan | Repository STIKes William Booth

Record Detail

Image of Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Klien Dengan Diagnosa Diabetes Millitus Dengan Masalah Keperawatan Kurang Pengetahuan Di Wisma Dahlia UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Pasuruan

Laporan Tugas Akhir

Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Klien Dengan Diagnosa Diabetes Millitus Dengan Masalah Keperawatan Kurang Pengetahuan Di Wisma Dahlia UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Pasuruan



RINGKASAN

Seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas akan mengalami kemunduran fisik sehingga rentan terhadap penyakit degeneratif yaitu salah satunya penyakit diabetes millitus. Diabetes Millitus merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah keperawatan kurang pengetahuan pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada lansia diabetes millitus dengan masalah keperawatan kurang pengetahuan. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan sampel diambil dari 2 lansia yang dirawat selama 3 hari. Pada kedua lansia ditemukan masalah kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya paparan informasi. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi lansia dengan masalah kurang pengetahuan yaitu memonitor tingkat pengetahuan lansia, memberikan penjelasan/ penyuluhan pada lansia tentang penyakit DM (pengertian, komplikasi, penyebab), memberikan penjelasan/ penyuluhan pada lansia tentang diit DM (makanan yang tidak boleh yang berhubungan dengan gula harus dikurangi, menganjurkan klien untuk mengurangi makanan manis dan rutin minum obat (agar menghindari komplikasi dan supaya tidak memperburuk keadaan), menganjurkan klien untuk menjaga pola makan (supaya gula darah bisa stabil), menganjurkan klien untuk banyak melakukan aktivitas ringan. Setelah dilakukan 3 hari perawatan, masalah kurang pengetahuan pada lansia 1 tidak teratasi karena pada lansia 1 mengalami penurunan daya ingat sedangkan pada lansia 2 masalah teratasi dengan kriteria lansia mampu menjelaskan ulang tentang apa itu penyakit DM dan diit DM dan lansia mampu menjawab pertanyaan dari penulis. Kedua lansia sangat kooperatif sehingga penulis tidak mengalami kesulitan. Penulis lebih menekankan pada penyuluhan untuk masalah kurang pengetahuan ini.


Kata kunci: Lansia, Diabetes Millitus, Kurang pengetahuan


Detail Information

Series Title
-
Publisher Program Studi Profesi Ners Stikes William Booth : Surabaya.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this