Hubungan Resiliensi Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Kepatuhan Hemodialisis Di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya | Repository STIKes William Booth

Record Detail

Image of Hubungan Resiliensi Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Kepatuhan Hemodialisis Di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya

Skripsi

Hubungan Resiliensi Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Kepatuhan Hemodialisis Di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya



ABSTRAK


Pada pasien Gagal Ginjal Kronik biasanya mengalami hal penolakan, sehingga dibutuhkan resiliensi yang dimana resiliensi ini merupakan hal yang penting untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi pada pasien Gagal Ginjal Kronik. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan resiliensi pasien gagal ginjal kronik dengan kepatuhan hemodialisis di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian analitik correlation. Dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik sampling purposive sampling dan jumlah sampel 36 pasien. Dengan metode pengumpulan datanya kuesioner. Yaitu kuesioner untuk mengidentifikasi resiliensi menggunakan kuesioner The Connor-davidson Resiliensi Scale (CD-RISC) dan The End Stage Renal Disease Adherence Questionnaire ESRDAQ untuk kepatuhan dengan alat uji korelasi spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 36 responden sebagian besar resilensi tinggi sejumlah 27 (75,00%). Dan sebagian besar pasien patuh sejumlah 30 (83,30%). Dari hasil pengujian didapatkan bahwa dari 27 responden resilensi tinggi, seluruhnya pasien patuh sejumlah 27 (100%). Berdasarkan hasil pengujian didapatkan nilai signifkansi ρ 0.000 < 0.05 sehingga disimpulkan ada hubungan sangat kuat antara resiliensi pasien gagal ginjal kronik dengan kepatuhan hemodialisis di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya. Diharapkan pasien yakin terhadap kemampuan mereka untuk menjalani dan mematuhi prosedur HD, dukungan dari keluarga, teman, komunitas, tenaga kesehatan dapat memberikan dorongan emosional dan praktis yang signifikan sangat penting. Resiliensi tinggi dan kepatuhan memiliki hubungan yang erat dalam konteks psikologi. Orang dengan resiliensi tinggi cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola stres dan emosi negatif, yang dapat membantu mereka tetap patuh terhadap aturan atau norma yang ada.

Kata kunci : Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis, Kepatuhan, dan Resiliensi


Detail Information

Series Title
-
Publisher Program Studi S1 Keperawatan, STIKes William Booth : Surabaya.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this