Analisa Faktor Demografis Yang Mempengaruhi Adversity Quotient Pada Perawat Baru Di Rumah Sakit Premier Surabaya | Repository STIKes William Booth

Record Detail

Image of Analisa Faktor Demografis Yang Mempengaruhi Adversity Quotient Pada Perawat Baru Di Rumah Sakit Premier Surabaya

Skripsi

Analisa Faktor Demografis Yang Mempengaruhi Adversity Quotient Pada Perawat Baru Di Rumah Sakit Premier Surabaya



ABSTRAK

Latar belakang: Perawat adalah tenaga kesehatan dengan tugas dan tanggung jawab yang besar, terutama dalam menjaga keselamatan pasien. Namun, mereka juga menghadapi berbagai tantangan, seperti jadwal kerja ketat, keragaman personal, ketergantungan pekerjaan, dan tekanan dari rekan sejawat. Kesulitan ini sering kali memunculkan sikap pesimis. Adversity quotient berperan penting dalam membantu perawat mengubah hambatan dan kesulitan menjadi peluang untuk mencapai kesuksesan. Tujuan : Menganalisi apakah faktor demografi (Usia, Jenis Kelamin, Pendidikan, Status Perkwainan dan Jumlah tanggungan) yang mempengaruhi Adversity Quotient pada perawat baru. Metode : Penelitian ini menggunakan metode korelasi Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 perawat baru. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dilakukan analisa SPSS dengan uji Rank Spearman. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (ρ = 0.002), tingkat pendidikan (ρ = 0.000), dan status tanggungan (ρ = 0,004) terhadap Adversity Quotient. Dari Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dan adversity quotient dengan p = 0.002 (p < 0.01) dan koefisien korelasi 0.535**, menunjukkan hubungan positif dan kuat. Semakin tinggi usia, semakin tinggi. Selain itu, tingkat pendidikan juga berhubungan signifikan (koefisien 0.694**). Sebagian besar responden berpendidikan S1 Keperawatan. Namun, jenis kelamin dan status perkawinan tidak menunjukkan hubungan signifikan. Pengalaman kerja sebelumnya juga tidak signifikan (p = 0.222). Sementara itu, status tanggungan berhubungan signifikan dengan (p = 0.007; koefisien -0.480), menunjukkan hubungan negatif yang cukup kuat. Kesimpulan: Faktor demografi usia, tingkat pendidikan, dan status tanggungan merupakan factor yang dapat mempengaruhi Adversity quotient pada perawat baru. Rumah Sakit dapat menyediakan program untuk pengembangan adversity quotient sehingga dapat diadakan pelatihan kecerdasan dalam menghadapi rintangan, sehingga akan lebih terlatih dalam bekerja dan meningkatkan motivasi perawat baru.

Kata kunci : Adversity Quotient, Perawat baru, Demografi


Detail Information

Series Title
-
Publisher Program Studi S1 Keperawatan, STIKes William Booth : Surabaya.,
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this